Di era e-commerce yang semakin kompetitif, gratis ongkir menjadi salah satu senjata utama untuk menarik perhatian pelanggan. Banyak pembeli bahkan menjadikan ongkir sebagai faktor penentu sebelum checkout. Namun di sisi lain, tidak sedikit seller yang justru mengalami penurunan margin karena strategi ongkir yang kurang tepat.
Memberikan gratis ongkir memang bisa meningkatkan konversi, tetapi tanpa perhitungan matang, program ini bisa menggerus keuntungan secara perlahan. Oleh karena itu, penting bagi bisnis online untuk memahami bagaimana menerapkan strategi ongkir tanpa bikin bisnis rugi.
Artikel ini akan membahas secara mendalam strategi ongkir yang cerdas, terukur, dan tetap menguntungkan untuk bisnis online di 2026.

Mengapa Gratis Ongkir Begitu Efektif?
Secara psikologis, pelanggan lebih sensitif terhadap biaya pengiriman dibandingkan harga produk itu sendiri. Dalam banyak kasus, pelanggan rela membayar harga produk sedikit lebih mahal asalkan mendapatkan gratis ongkir.
Biaya tambahan yang muncul di akhir checkout sering menjadi penyebab cart abandonment. Di sinilah strategi ongkir memainkan peran penting dalam meningkatkan konversi.
Namun, strategi ongkir yang efektif harus tetap memperhatikan margin dan biaya operasional.
Risiko Gratis Ongkir Jika Tidak Dikelola dengan Benar
Sebelum membahas strategi, penting memahami risiko dari program gratis ongkir yang tidak terkontrol:
- Margin keuntungan menipis
- Biaya operasional meningkat
- Cash flow terganggu
- Ketergantungan pelanggan pada promo
- Sulit menaikkan harga di kemudian hari
Ongkir seharusnya menjadi strategi marketing yang terukur, bukan kebiasaan yang merugikan.
1. Hitung Rata-Rata Ongkir Terlebih Dahulu
Langkah pertama sebelum menerapkan gratis ongkir adalah memahami biaya pengiriman rata-rata bisnis Anda.
Beberapa faktor yang memengaruhi ongkir:
- Berat aktual dan berat volume
- Zona pengiriman
- Jenis layanan (reguler, next day, same day)
- Tarif ekspedisi
Anda bisa melihat simulasi tarif di website ekspedisi seperti:
Dengan mengetahui rata-rata ongkir, Anda bisa menentukan batas subsidi ongkir yang aman.
2. Terapkan Minimum Pembelian
Salah satu strategi ongkir paling aman adalah menetapkan minimum pembelian.
Contoh:
- Gratis ongkir untuk pembelian minimal Rp150.000
- Gratis ongkir khusus pembelian 2 item
Strategi ini membantu:
- Meningkatkan average order value
- Menjaga margin tetap sehat
- Menghindari subsidi untuk transaksi kecil
Ongkir yang dikombinasikan dengan minimum pembelian biasanya lebih menguntungkan dibanding ongkir tanpa syarat.
3. Batasi Wilayah Gratis Ongkir
Tidak semua wilayah memiliki biaya kirim yang sama. Pengiriman antar pulau tentu lebih mahal dibanding dalam kota.
Strategi ongkir yang cerdas bisa diterapkan dengan:
- Gratis ongkir untuk Pulau Jawa saja
- Subsidi lebih kecil untuk luar pulau
- Mengatur batas maksimal subsidi (misalnya Rp10.000)
Dengan cara ini, ongkir tetap menarik tanpa membebani biaya terlalu besar.
4. Gunakan Sistem Subsidi Sebagian
Gratis ongkir tidak harus berarti menanggung seluruh biaya kirim.
Contoh strategi:
- Ongkir Rp18.000 → subsidi Rp10.000
- Sisanya Rp8.000 ditanggung pelanggan
Pelanggan tetap merasa mendapatkan ongkir sebagian, sementara bisnis tidak sepenuhnya menanggung biaya.
Strategi ini lebih stabil dalam jangka panjang.
5. Integrasikan Gratis Ongkir dengan Strategi Harga
Banyak brand besar sebenarnya sudah memasukkan ongkir ke dalam harga produk.
Pendekatan yang bisa dilakukan:
1. All-in Pricing
Harga produk sedikit dinaikkan untuk menutup ongkir.
2. Hybrid Strategy
Harga dinaikkan sebagian + subsidi ongkir sebagian.
Namun strategi ini harus tetap memperhatikan daya saing harga di marketplace.
6. Gunakan Data untuk Evaluasi Gratis Ongkir
Gratisongkir tidak boleh diterapkan tanpa monitoring.
Pantau metrik berikut:
- Conversion rate sebelum & sesudah promo
- Average order value
- Margin bersih
- Return rate
- Repeat order
Dalam konteks supply chain management, efisiensi logistik sangat penting dalam menjaga profitabilitas.
Data membantu memastikan bahwa strategi ongkir benar-benar meningkatkan keuntungan, bukan hanya meningkatkan volume order.
7. Gunakan Gratis Ongkir sebagai Campaign, Bukan Kebiasaan
Salah satu kesalahan terbesar adalah menjadikan gratis ongkir sebagai program permanen.
Strategi yang lebih sehat:
- Gratis ongkir saat launching produk
- Gratis ongkir saat promo besar
- Gratis ongkir untuk member premium
- Gratis ongkir saat peak season
Dengan menjadikannya campaign terbatas, efek urgensi lebih kuat dan risiko kerugian lebih kecil.
8. Optimalkan Packaging untuk Menghemat Ongkir
Packaging berpengaruh besar pada biaya kirim.
Tips untuk mendukung strategi ongkir:
- Gunakan kemasan sesuai ukuran produk
- Hindari kardus terlalu besar
- Minimalkan berat volume
- Gunakan polybag untuk produk ringan
Semakin efisien packaging, semakin kecil beban subsidi ongkir.
9. Gunakan Multi Ekspedisi untuk Tarif Terbaik
Tidak semua ekspedisi memiliki tarif yang sama untuk setiap wilayah.
Dengan menggunakan multi ekspedisi, Anda bisa:
- Memilih tarif paling hemat
- Mengurangi biaya pengiriman
- Menjaga stabilitas program ongkir
Strategi ini sangat efektif untuk bisnis yang mulai scale.
10. Hitung Margin Sebelum Menawarkan Gratis Ongkir
Rumus sederhana:
Harga Jual – (Harga Modal + Ongkir Subsidi + Biaya Operasional) = Profit Bersih
Pastikan margin tetap sehat minimal sesuai target bisnis Anda.
Ongkir yang sehat adalah yang tetap memberikan keuntungan.
Dampak Positif Gratis Ongkir Jika Dikelola dengan Baik
Jika diterapkan dengan strategi yang tepat, ongkir dapat:
- Meningkatkan conversion rate
- Meningkatkan average order value
- Mengurangi cart abandonment
- Meningkatkan repeat order
- Memperkuat loyalitas pelanggan
Ongkir bukan sekadar promo, tetapi alat strategis untuk pertumbuhan bisnis.
Kesalahan yang Harus Dihindari
Hindari kesalahan berikut saat menjalankan gratisongkir:
- Tidak menghitung berat volume
- Tidak membatasi wilayah
- Tidak menetapkan minimum pembelian
- Tidak mengevaluasi margin
- Terlalu sering memberikan promo
Ongkir yang tidak terkontrol bisa membuat bisnis terlihat ramai tetapi profit menipis.
Kesimpulan
Strategi ongkir memang efektif meningkatkan penjualan, tetapi harus diterapkan secara cerdas dan terukur.
Untuk menjalankan ongkir tanpa bikin bisnis rugi, pastikan Anda:
- Menghitung ongkir secara detail
- Menetapkan minimum pembelian
- Membatasi subsidi
- Menggunakan multi ekspedisi
- Memantau margin secara rutin
- Menjadikan ongkir sebagai campaign, bukan kebiasaan
Ongkir yang dikelola dengan strategi tepat akan meningkatkan konversi sekaligus menjaga profit tetap stabil.
Jika Anda ingin bisnis online berkembang secara sehat di 2026, maka strategi ongkir harus menjadi bagian dari perencanaan logistik yang matang, bukan sekadar ikut tren.





