Cara Menekan Biaya Ongkir Setelah High Season Berakhir

Bagikan ke

Biaya ongkir

High season pengiriman biasanya meninggalkan satu tantangan besar bagi seller online. Tantangan tersebut adalah biaya ongkir yang meningkat. Setelah periode ramai berakhir, seller perlu segera menyesuaikan strategi agar biaya ongkir kembali terkendali. Tanpa langkah yang tepat, margin keuntungan bisa terus tergerus meski volume pengiriman sudah menurun.

Artikel ini membahas cara menekan biaya ongkir setelah high season berakhir dengan pendekatan yang praktis dan terukur. Fokus pembahasan diarahkan pada pengelolaan logistik yang lebih efisien agar operasional pengiriman tetap sehat.

Mengapa Biaya Ongkir Perlu Dikendalikan Setelah High Season?

Saat high season, kenaikan biaya ongkir sering dianggap wajar karena lonjakan volume dan keterbatasan kapasitas ekspedisi. Namun setelah periode tersebut berakhir, struktur biaya seharusnya kembali normal. Jika tidak dikendalikan, biaya ongkir yang tinggi dapat menurunkan daya saing harga.

Menekan biaya ongkir setelah high season membantu:

  • Menjaga margin keuntungan.
  • Menstabilkan arus kas.
  • Menyusun ulang strategi harga.
  • Meningkatkan kepuasan pelanggan

Langkah pengendalian ini perlu dilakukan sejak awal periode low season agar dampaknya terasa sepanjang tahun.

Evaluasi Biaya Ongkir Selama High Season

Langkah pertama adalah melakukan evaluasi menyeluruh. Data pengiriman saat high season menjadi dasar untuk menentukan strategi selanjutnya.

Beberapa poin evaluasi penting:

  • Rata rata biaya ongkir per paket.
  • Biaya tambahan yang sering muncul.
  • Ekspedisi dengan tarif paling tinggi.
  • Jalur pengiriman dengan lonjakan biaya terbesar.

Dengan evaluasi ini, seller dapat mengidentifikasi sumber pemborosan harga ongkir yang sebelumnya tertutup oleh tingginya volume penjualan.

Menyesuaikan Pilihan Ekspedisi

Setelah high season berakhir, banyak ekspedisi kembali menawarkan tarif yang lebih kompetitif. Ini menjadi peluang untuk menekan biaya ongkir.

Langkah yang bisa dilakukan:

  • Bandingkan tarif terbaru dari beberapa ekspedisi.
  • Gunakan ekspedisi dengan performa stabil di low season.
  • Kurangi ketergantungan pada satu ekspedisi.
  • Pilih layanan reguler jika tidak membutuhkan pengiriman cepat.

Diversifikasi ekspedisi memberi fleksibilitas dalam mengatur harga ongkir sesuai kebutuhan pengiriman.

Mengoptimalkan Berat dan Dimensi Paket

Biaya ongkir sangat dipengaruhi oleh berat dan dimensi paket. Setelah high season, seller memiliki waktu untuk memperbaiki standar packing.

Cara yang bisa diterapkan:

  • Gunakan kemasan sesuai ukuran barang.
  • Hindari kardus terlalu besar.
  • Gunakan material packing yang ringan.
  • Susun barang agar tidak memakan volume berlebih.

Optimalisasi ini membantu menekan biaya ongkir volumetrik yang sering tidak disadari.

Mengatur Ulang Strategi Free Ongkir

Program free ongkir sering digunakan saat high season untuk menarik pembeli. Namun setelah periode tersebut berakhir, strategi ini perlu disesuaikan.

Beberapa penyesuaian yang bisa dilakukan:

  • Tetapkan minimum pembelian untuk free ongkir.
  • Batasi free ongkir pada wilayah tertentu.
  • Gunakan subsidi ongkir sebagian.
  • Sesuaikan program dengan margin produk.

Dengan pengaturan yang tepat, harga ongkir tetap terkendali tanpa menghilangkan daya tarik promosi.

Memanfaatkan Layanan Pickup Gratis

Pickup gratis dari ekspedisi menjadi salah satu cara efektif menekan harga ongkir tidak langsung. Biaya operasional untuk antar paket ke drop point bisa dihilangkan.

Manfaat layanan pickup:

  • Menghemat biaya transport internal.
  • Mengurangi waktu operasional.
  • Mempercepat proses pengiriman.
  • Menjaga konsistensi jadwal kirim.

Setelah high season, banyak ekspedisi kembali membuka layanan pickup secara lebih fleksibel.

Mengelola Jadwal Pengiriman dengan Lebih Efisien

Pengiriman yang terlalu sering dengan volume kecil dapat meningkatkan biaya ongkir per paket. Setelah high season, strategi pengiriman bisa disesuaikan.

Langkah yang bisa diterapkan:

  • Gabungkan pengiriman dalam satu waktu.
  • Tentukan hari kirim tertentu.
  • Kurangi pengiriman di hari dengan volume rendah.
  • Fokus pada pengiriman batch.

Pengaturan jadwal ini membantu menekan biaya operasional yang berkaitan dengan ongkir.

Kesimpulan

Menekan biaya ongkir setelah high season berakhir membutuhkan strategi yang terencana dan konsisten. Evaluasi data, pemilihan ekspedisi yang tepat, optimalisasi packing, serta pengelolaan jadwal pengiriman menjadi kunci utama.Dengan fokus pada efisiensi dan pengendalian biaya, seller online dapat menjaga kesehatan bisnis dan meningkatkan daya saing. Biaya ongkir yang terkendali memberi ruang lebih luas untuk pertumbuhan dan pengembangan strategi penjualan di periode berikutnya.

Pastikan untuk terus memantau perkembangan industri dan menyesuaikan pendekatan sesuai kebutuhan bisnismu.

Baca Juga : Strategi Pengiriman Seller Online di Awal Tahun

Bagikan ke