Menentukan tarif ongkir yang kompetitif adalah langkah strategis bagi toko online untuk menarik pelanggan sekaligus menjaga profitabilitas bisnis. Ongkos kirim yang terlalu mahal bisa membuat pelanggan enggan berbelanja, sementara tarif yang terlalu murah dapat mengurangi margin keuntungan. Oleh karena itu, penting bagi pemilik bisnis online untuk menemukan keseimbangan yang tepat dalam menetapkan biaya pengiriman.
Menurut survei yang dilakukan oleh Asosiasi E-Commerce Indonesia (idEA) pada tahun 2023, sekitar 75% pelanggan lebih memilih toko dengan biaya ongkir yang lebih murah atau yang menawarkan subsidi ongkos kirim. Hal ini menunjukkan bahwa pengaturan tarif ongkir yang tepat dapat meningkatkan daya saing toko online di pasar.
Faktor yang Mempengaruhi Tarif Ongkir
- Berat dan Dimensi Paket
Tarif pengiriman biasanya dihitung berdasarkan berat aktual atau berat volumetrik (dimensi paket). Paket dengan ukuran besar tetapi ringan tetap bisa dikenakan biaya lebih tinggi jika perhitungannya menggunakan volume. - Jarak dan Lokasi Tujuan
Pengiriman dalam kota umumnya lebih murah dibandingkan dengan pengiriman ke luar kota atau daerah terpencil. Jasa ekspedisi juga memiliki kategori harga berbeda berdasarkan zona pengiriman. - Jenis Layanan Pengiriman
Layanan same-day atau express memiliki tarif lebih tinggi dibandingkan dengan pengiriman reguler. Toko online perlu mempertimbangkan jenis layanan yang paling sesuai dengan target pelanggan. - Penyedia Jasa Ekspedisi
Setiap jasa ekspedisi menawarkan tarif yang berbeda. Misalnya, beberapa ekspedisi menawarkan harga lebih murah untuk pengiriman dalam kota, sementara yang lain lebih kompetitif untuk pengiriman antar provinsi. - Biaya Tambahan
Beberapa layanan ekspedisi memiliki biaya tambahan untuk asuransi, packing kayu, atau layanan pengiriman khusus lainnya yang bisa mempengaruhi tarif keseluruhan.
Strategi Menentukan Tarif Ongkir yang Kompetitif
1. Riset Tarif Ekspedisi
Sebelum menentukan tarif ongkir, lakukan riset terhadap beberapa jasa ekspedisi yang tersedia. Bandingkan tarif berdasarkan berat paket, tujuan pengiriman, dan jenis layanan. Gunakan fitur kalkulator ongkir yang tersedia di situs resmi ekspedisi untuk mendapatkan gambaran biaya yang lebih akurat.
2. Gunakan Sistem Ongkir Berdasarkan Zona
Alih-alih menerapkan tarif flat untuk semua daerah, gunakan sistem zona pengiriman untuk menyesuaikan biaya. Misalnya:
- Zona 1 (Dalam Kota) → Rp 10.000
- Zona 2 (Jabodetabek) → Rp 15.000
- Zona 3 (Luar Pulau) → Rp 30.000
Dengan cara ini, pelanggan tidak merasa dirugikan jika lokasi mereka lebih dekat dengan gudang atau toko Anda.
3. Manfaatkan Layanan Pengiriman Massal
Jika bisnis Anda memiliki volume pengiriman yang tinggi, pertimbangkan untuk menggunakan layanan pengiriman massal yang ditawarkan oleh beberapa ekspedisi. Biasanya, layanan ini menawarkan tarif lebih murah dibandingkan dengan pengiriman satuan.
4. Tawarkan Pilihan Pengiriman Gratis atau Subsidi Ongkir
Gratis ongkir adalah salah satu strategi paling efektif untuk menarik pelanggan. Jika ingin menerapkan strategi ini tanpa merugi, pertimbangkan beberapa opsi berikut:
- Menaikkan harga produk sedikit untuk menutupi sebagian biaya pengiriman.
- Memberikan gratis ongkir dengan syarat pembelian minimal tertentu.
- Menggunakan subsidi ongkir dari platform e-commerce atau marketplace yang menawarkan program promo ongkir.
5. Bernegosiasi dengan Jasa Ekspedisi
Jika bisnis Anda memiliki volume pengiriman yang tinggi, Anda bisa bernegosiasi dengan jasa ekspedisi untuk mendapatkan tarif khusus. Beberapa ekspedisi menawarkan diskon bagi pelanggan bisnis yang sering menggunakan layanan mereka.
6. Gunakan Fitur Pengiriman Terintegrasi
Banyak platform e-commerce yang menyediakan integrasi dengan berbagai layanan ekspedisi. Dengan fitur ini, sistem dapat secara otomatis menghitung tarif berdasarkan lokasi pelanggan dan berat produk, sehingga pelanggan dapat memilih opsi pengiriman yang paling sesuai.
7. Pastikan Tarif Tidak Merugikan Bisnis
Menawarkan ongkir yang terlalu murah memang bisa menarik pelanggan, tetapi jika tidak diperhitungkan dengan baik, ini bisa mengurangi margin keuntungan. Hitung dengan cermat biaya pengiriman yang dapat ditanggung tanpa mengurangi profit bisnis.
8. Berikan Promo Ongkir pada Momen Tertentu
Untuk meningkatkan penjualan, Anda bisa menawarkan promo ongkir pada waktu tertentu, seperti:
- Event belanja online (Harbolnas, 11.11, 12.12)
- Hari raya atau musim liburan
- Saat peluncuran produk baru
Promo ini bisa menjadi strategi efektif untuk meningkatkan penjualan tanpa harus memberikan subsidi ongkir sepanjang tahun.
Dampak Tarif Ongkir yang Kompetitif bagi Toko Online
- Meningkatkan Kepuasan Pelanggan
Dengan ongkir yang lebih terjangkau, pelanggan akan merasa lebih puas dan lebih cenderung berbelanja kembali di toko Anda. - Meningkatkan Daya Saing
Toko dengan tarif ongkir yang kompetitif akan lebih menarik dibandingkan dengan toko yang mengenakan biaya pengiriman yang lebih mahal. - Meningkatkan Konversi Penjualan
Banyak pelanggan membatalkan transaksi karena ongkos kirim yang mahal. Dengan menerapkan tarif yang lebih terjangkau, tingkat konversi penjualan bisa meningkat.
Kesimpulan
Menentukan tarif ongkir yang kompetitif adalah langkah penting dalam strategi bisnis online. Dengan melakukan riset tarif ekspedisi, mengoptimalkan pengemasan, menggunakan sistem zona pengiriman, serta menawarkan promo ongkir secara strategis, toko online dapat menarik lebih banyak pelanggan tanpa mengorbankan profitabilitas. Ongkos kirim yang tepat akan meningkatkan kepuasan pelanggan, mempercepat pertumbuhan bisnis, dan memperkuat posisi toko di pasar e-commerce yang kompetitif.