Imlek atau Chinese New Year bukan hanya perayaan budaya yang penting di banyak negara Asia, tetapi juga menjadi momen krusial dalam dunia logistik dan pengiriman barang. Setiap tahunnya, di periode menjelang, saat, dan setelah Imlek, industri pengiriman mengalami lonjakan volume, tantangan kapasitas, dan perubahan ritme operasional yang signifikan. Berikut ini kita bahas secara menyeluruh apa yang terjadi dan kenapa fenomena ini terjadi.
1. Mengapa Volume Pengiriman Meningkat Jelang Imlek?
Permintaan Konsumen & Tradisi Berkirim Hadiah
Dalam budaya Imlek, tradisi berkirim hampers, kue keranjang, hadiah, dan barang ke kerabat adalah hal yang umum terutama di Indonesia dan komunitas Tionghoa lainnya. Tradisi ini menyebabkan lonjakan permintaan layanan pengiriman selama beberapa minggu sebelum perayaan.
Promo & Peak Season
E-commerce dan toko online juga sering menggelar promo besar menjelang Imlek mirip dengan holiday season di barat. Permintaan meningkat tajam, sehingga gudang logistik harus bekerja ekstra untuk memproses dan mengirim paket.
Tekanan pada Kapasitas Operasional
Sebelum Imlek, banyak perusahaan logistik melaporkan bahwa kapasitas transportasi mulai penuh, dengan banyak ruang di kapal, pesawat, dan truk darat terisi cepat karena dorongan untuk mengirim sebelum penutupan produksi dan layanan.
2. Faktor Utama Penyebab Lonjakan & Gangguan
Penutupan Pabrik & Staf Logistik
Di negara-negara seperti China pusat penting manufaktur global banyak pabrik dan fasilitas operasi menutup operasional penuh atau parsial selama beberapa minggu di sekitar Imlek. Akibatnya:
- Produksi barang melambat atau berhenti.
- Tenaga kerja di gudang dan transportasi juga berkurang drastis karena cuti panjang.
Kemacetan di Pelabuhan & Bandara
Menjelang Imlek, pelabuhan utama seperti Shanghai, Shenzhen, dan Ningbo menjadi sangat padat karena volume besar barang yang ingin dikirim keluar, sementara staf dan armada terbatas. Kabar baiknya adalah ada upaya penanganan, tetapi kemacetan tetap tak terelakkan.
Biaya Pengiriman Melejit
Karena permintaan tinggi dan kapasitas terbatas, freight rates (biaya angkut) sering melonjak tajam termasuk untuk servis udara dan laut. Hal ini memengaruhi biaya operasional penyedia layanan maupun penjual yang bergantung pada impor/ekspor.
3. Dampak Lonjakan pada Rantai Pasok Global
Penundaan Jadwal Pengiriman
Karena prioritas pabrik dan pelabuhan mengirimkan barang sebelum libur panjang, lead time (waktu tiba barang) bisa meningkat, termasuk untuk pesanan internasional. Bahkan setelah liburan selesai, backlog dari volume yang menumpuk sering memengaruhi pengiriman selama beberapa minggu berikutnya.
Risiko Keterlambatan Bisnis
Bagi pelaku e-commerce dan bisnis yang mengandalkan stok cepat atau just-in-time, perencanaan yang kurang matang dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman yang merugikan, terutama jika pesanan tidak diproses jauh sebelum masa Imlek.
Dampak Harga & Service Upgrade
Untuk mengatasi keterbatasan kapasitas, beberapa penyedia jasa juga menawarkan layanan premium atau lebih cepat — tentu dengan biaya lebih tinggi. Namun ini sering menjadi opsi yang dipilih oleh pelaku usaha yang ingin memastikan konsumennya menerima barang tepat waktu.
4. Bagaimana Pelaku Logistik Mengantisipasi Lonjakan
Perencanaan Lebih Awal
Karena lonjakan volume sudah bisa diprediksi, banyak perusahaan logistik mulai meningkatkan kapasitas operasional beberapa minggu lebih awal, termasuk pengaturan rute, penjadwalan staf, dan kerja sama dengan mitra angkutan.
Diversifikasi Layanan
Penyedia jasa seperti Lion Parcel menyediakan beragam opsi layanan dari reguler hingga prioritas untuk memenuhi kebutuhan berbagai segmen pelanggan selama masa sibuk ini.
Saran Pengiriman untuk Konsumen
Selain itu, pelanggan juga disarankan untuk mengirim paket lebih awal, mencantumkan data penerima yang lengkap, serta memilih paket yang tepat supaya proses dapat berjalan lebih lancar jelang imlek.

Kesimpulan
Fenomena lonjakan pengiriman jelang Imlek bukan sekadar isu musiman; ini adalah tekanan kompleks pada seluruh sistem logistik mulai dari pabrik, gudang, transportasi darat, laut, hingga udara. Dampaknya tidak hanya pada volume paket yang meningkat, tetapi juga layanan menjadi lebih padat, biaya meningkat, dan jadwal harus direncanakan jauh hari sebelumnya.
Bagi bisnis dan konsumen yang siap menghadapi periode ini, perencanaan yang matang adalah kunci untuk memastikan operasional tetap lancar dan kepuasan pelanggan tetap terjaga di jelang imlek.
Baca Juga : Tips Pilih Ekspedisi





