Apa Itu Desiccant dan Apakah Dibutuhkan dalam Pengiriman Makanan?

Bagikan ke

Desiccant adalah bahan penyerap kelembapan yang sering digunakan dalam kemasan untuk menjaga produk tetap kering dan terhindar dari jamur atau kerusakan akibat air. Dalam industri pengiriman makanan, desiccant memiliki peran penting untuk memastikan kualitas makanan tetap terjaga, terutama bagi produk yang rentan terhadap kelembapan seperti makanan kering, bumbu, dan produk kemasan lainnya. Artikel ini akan membahas apa itu desiccant, jenis-jenisnya, serta apakah penggunaannya diperlukan dalam pengiriman makanan.


1. Apa Itu Desiccant?

Desiccant adalah zat yang memiliki sifat menyerap kelembapan dari udara sekitarnya, sehingga membantu menjaga produk tetap kering. Biasanya, desiccant dikemas dalam kantong kecil yang ditempatkan di dalam kemasan makanan atau produk lainnya. Desiccant bekerja dengan cara menyerap dan mengikat molekul air, mencegah kondensasi yang dapat menyebabkan pertumbuhan jamur, bakteri, atau penurunan kualitas produk.


2. Jenis-Jenis Desiccant yang Digunakan dalam Pengiriman Makanan

Terdapat beberapa jenis desiccant yang sering digunakan dalam pengemasan makanan, antara lain:

  • Silica Gel
    Silica gel adalah desiccant yang paling umum digunakan dalam industri makanan. Terbuat dari silikon dioksida, silica gel mampu menyerap kelembapan tanpa mengubah bentuknya. Biasanya, silica gel dikemas dalam kantong kertas atau plastik berpori kecil dan sering ditemukan dalam kemasan makanan ringan, bumbu, atau obat-obatan.
  • Clay Desiccant (Tanah Liat)
    Desiccant berbasis tanah liat terbuat dari mineral alami yang dapat menyerap kelembapan dengan baik. Keunggulan desiccant jenis ini adalah ramah lingkungan dan lebih ekonomis dibandingkan silica gel.
  • Calcium Chloride (Kalsium Klorida)
    Jenis desiccant ini memiliki daya serap yang lebih tinggi dibandingkan silica gel dan tanah liat, sehingga sering digunakan untuk pengiriman makanan yang sangat sensitif terhadap kelembapan. Namun, kalsium klorida harus dikemas dengan hati-hati karena dapat meleleh ketika menyerap kelembapan dalam jumlah besar.
  • Activated Carbon (Karbon Aktif)
    Selain menyerap kelembapan, karbon aktif juga mampu menyerap bau yang tidak diinginkan dalam kemasan makanan. Oleh karena itu, desiccant ini sering digunakan dalam produk makanan yang memerlukan perlindungan ekstra dari bau atau kontaminasi udara.

3. Apakah Desiccant Dibutuhkan dalam Pengiriman Makanan?

Penggunaan desiccant dalam pengiriman makanan sangat bergantung pada jenis makanan yang dikirim dan kondisi lingkungan selama pengiriman. Berikut beberapa pertimbangan utama:

  • Makanan Kering
    Produk seperti keripik, biskuit, kacang-kacangan, dan bumbu bubuk sangat rentan terhadap kelembapan yang dapat membuatnya menjadi lembek atau menggumpal. Oleh karena itu, desiccant sering digunakan untuk menjaga tekstur dan kualitas makanan tetap baik.
  • Makanan yang Dikemas Vakum atau Kedap Udara
    Jika makanan sudah dikemas dalam kondisi vakum atau menggunakan kemasan kedap udara, maka penggunaan desiccant mungkin tidak terlalu diperlukan, karena kelembapan sudah diminimalkan dalam proses pengemasan.
  • Pengiriman ke Daerah dengan Kelembapan Tinggi
    Jika makanan dikirim ke daerah dengan tingkat kelembapan yang tinggi, seperti daerah tropis atau pesisir, desiccant menjadi sangat penting untuk mencegah kondensasi di dalam kemasan.
  • Durasi Pengiriman
    Semakin lama waktu pengiriman, semakin tinggi risiko terjadinya kelembapan dalam kemasan. Untuk pengiriman jarak jauh atau ekspor, desiccant sering digunakan untuk memastikan makanan tetap dalam kondisi baik hingga sampai ke tangan konsumen.

4. Bagaimana Cara Menggunakan Desiccant dalam Kemasan Makanan?

Agar desiccant bekerja secara optimal, berikut beberapa langkah penggunaannya:

  • Pilih Desiccant yang Aman untuk Makanan
    Gunakan desiccant yang telah mendapatkan sertifikasi aman untuk penggunaan dalam produk makanan (food grade). Biasanya, desiccant food grade memiliki label khusus dan tidak mengandung bahan berbahaya.
  • Tempatkan di Dalam Kemasan dengan Benar
    Letakkan desiccant dalam kemasan makanan tetapi tidak bersentuhan langsung dengan makanan, terutama jika desiccant tidak memiliki lapisan food-grade. Biasanya, desiccant ditempatkan di dalam kantong kecil yang tahan air dan udara.
  • Perhatikan Ukuran dan Jumlah Desiccant
    Jumlah desiccant yang digunakan harus disesuaikan dengan ukuran kemasan dan tingkat kelembapan yang diantisipasi. Terlalu banyak desiccant bisa menyebabkan makanan menjadi terlalu kering, sementara terlalu sedikit bisa membuatnya tidak efektif.
  • Gunakan Desiccant Bersama dengan Pengemasan Lain
    Untuk perlindungan maksimal, desiccant bisa digunakan bersamaan dengan kemasan vakum, aluminium foil, atau kemasan berlapis lainnya agar lebih efektif dalam menjaga kualitas makanan.

5. Alternatif Desiccant yang Lebih Ramah Lingkungan

Meskipun desiccant sangat berguna, beberapa orang mungkin mencari alternatif yang lebih ramah lingkungan. Berikut beberapa bahan alami yang bisa digunakan sebagai pengganti desiccant:

  • Beras
    Beras memiliki kemampuan menyerap kelembapan secara alami dan sering digunakan dalam kemasan makanan tradisional.
  • Garam Batu
    Garam dapat menyerap air dari udara dan digunakan dalam beberapa metode penyimpanan makanan alami.
  • Daun Pisang atau Kertas Minyak
    Beberapa jenis kemasan alami seperti daun pisang juga bisa membantu menyerap kelembapan dalam skala kecil.

Namun, efektivitas bahan alami ini biasanya lebih rendah dibandingkan desiccant sintetis seperti silica gel atau kalsium klorida.


Kesimpulan

Desiccant adalah bahan penyerap kelembapan yang sangat berguna dalam pengiriman makanan, terutama untuk makanan kering dan produk yang rentan terhadap kelembapan. Penggunaan desiccant dapat membantu mencegah kerusakan akibat air, menjaga tekstur makanan, serta memperpanjang masa simpan produk. Namun, penggunaannya harus disesuaikan dengan jenis makanan, kondisi pengiriman, dan keamanan bahan yang digunakan. Alternatif ramah lingkungan juga dapat dipertimbangkan bagi mereka yang ingin mengurangi limbah kemasan.

Bagikan ke