8 Risiko dalam Memilih Jasa Pengiriman yang Sering Diabaikan Seller

Bagikan ke

memilih jasa pengiriman yang tepat

Memilih jasa pengiriman sering dianggap sebagai keputusan sederhana dalam menjalankan bisnis. Banyak seller hanya fokus pada tarif ongkir atau kebiasaan menggunakan layanan tertentu, tanpa mempertimbangkan faktor lain yang sebenarnya jauh lebih krusial. Padahal, kesalahan dalam memilih jasa pengiriman bisa berdampak langusng pada kepuasan pelanggan hingga keuntungan bisnis.

Risiko Salah Memilih Jasa Pengiriman

1. Keterlambatan dan Ketidakpuasan Pelanggan

Salah memilih jasa pengiriman dapat menyebabkan keterlambatan pengiriman. Hal ini berdampak langsung pada presepsi konsumen terhadap bisnis Anda dan berpengaruh terhadap turunnya tingkat kepuasan. 

Baca juga: Mengapa Pengiriman Lambat Bisa Menghancurkan Reputasi Bisnis Online

2. Potensi Klaim Kerusakan Barang

Jasa pengiriman yang kurang memperhatikan keamanan barang berisiko tinggi menyebabkan kerusakan paket. Kesalahan dalam memilih jasa pengiriman bisa meningkatkan potensi klaim dari pelanggan, seperti barang pecah, cacat, atau tidak sesuai kondisi awal, yang akhirnya merugikan bisnis.

3. Tidak Tersedianya Perlindungan Asuransi

Tidak semua jasa pengiriman menyediakan opsi asuransi yang jelas dan mudah diakses. Dalam proses memilih jasa oengiriman, hal ini sering diabaikan oleh seller terutama untuk barang yang bernilai tinggi atau rentan rusak. Tanpa perlindungan asuransi, risiko kerugian akibat kehilangan atau kerusakan akan ditanggung sepenuhnya oleh seller, sehingga dapat berdampak langsung pada keuntungan bisnis.

4. Biaya Tambahan Tidak Terduga

Dalam proses memilih jasa pengiriman, banyak seller hanya fokus pada tarif dasar. Padahal, biaya tambahan seperti surcharge bahan bakar, pengiriman ulang, atau biaya pada area tertentu bisa muncul dan tanpa disadari dapat megurangi keuntungan bisnis. Jika proses pengiriman terasa menyita waktu, muncul biaya tak terduga, atau pelanggan semakin sering menanyakan status paket, tandanya seller perlu mengevaluasi kembali strategi dalam memilih jasa pengiriman yang lebih efisien dan terstruktur.

5. Tracking Tidak Transparan

Tidak semua jasa pengiirman memiliki sistem pelacakan (tracking) yang jelas dan real-time. Hal ini membuat seller kesulitan memberikan update ke pelanggan, dan sering berujung pada meningkatnya komplain karena pelanggan merasa tidak mendapatkan kepastian.

6. Keterbatasan Jangkauan Pengiriman

Kesalahan dalam memilih jasa pengiriman juga bisa berdampak pada terbatasnya area pengiriman. Akibatnya, seller harus menolak pesanan dari wilayah tertentu atau menanggung biaya tambahan yang lebih mahal, sehingga menghambat potensi penjualan.

7. Penanganan Komplain yang Lambat

Jasa pengiriman dengan customer service yang kurang responsif akan menyulitkan seller saat terjadi masalah. Proses komplain yang lambat bisa memperpanjang penyelesaian kasus dan berdampak pada turunnya kepercayaan pelanggan terhadap bisnis Anda.

8. Tidak Fleksibel untuk Kebutuhan Bisnis

Beberapa jasa pengiriman tidak menyediakan variasi layanan yang sesuai kebutuhan seller, seperti pilihan same-day, reguler, atau cargo dalam satu sistem. Hal ini membuat operasional bisnis menjadi tidak efisien dan menyulitkan seller dalam mengatur strategi pengiriman.

Upaya Mengurangi Risiko Kesalahan Pemilihan Jasa Pengiriman

Untuk mengurangi berbagai risiko akibat kesalahan dalam memilih jasa pengiriman, ini yang perlu seller terapkan agar sistem pengelolaan pengiriman menjadi lebih terstruktur:

1. Memperhatikan Pengemasan Paket

Packing barang dengan menggunakan bahan kemasan yang kokoh dan ukuran sesuai dengan barang yang akan dikirim. Sebagai pelindung tambahan, gunakan bubble wrap atau styrofoam untuk meminimalisir kerusakan barang saat perjalanan akibat guncangan. Pastikan juga metode packing disesuaikan dengan jenis produk (fragile, cair, atau elektronik). Jika perlu, gunakan label “Fragile” untuk barang yang mudah pecah.

Baca juga: Cara Packing Barang Fragile Tanpa Takut Rusak di Jalan

2. Memastikan Alamat Pengiriman Paket Sesuai

Alamat pengiriman harus lengkap dan jelas berisi nama penerima, nama jalan, nomor rumah, RT/RW, kelurahan, kecamatan, kota, provinsi, dan kode pos untuk menghindari pengiriman paket terlambat sampai, bahkan berisiko kembali ke pengirim. Lakukan metode double check atau konfirmasi ulang alamat kepada pelanggan sebelum pengiriman dilakukan.

3. Pastikan Area Pengiriman Terjangkau

Seller harus memperhitungkan biaya pengiriman sejak awal, seperti memiliki jangkauan area jasa pengiriman yang luas, memperhitungkan biaya tambahan apabila wilayah berada diluar jangkauan, dan kecepatan estimasi pengiriman. Memilih jasa pengiriman dengan coverage luas dan transparansi biaya akan membantu seller menghindari kendala operasional. Biaya yang jelas dan transparan akan membantu seller dalam merencanakan anggaran mereka tanpa adanya biaya tak terduga.

4. Penerapan Sistem Informasi Terbuka dengan pelanggan

Memberikan informasi yang terbuka kepada pelanggan, seperti memberikan no resi dan fitur pelayanan real-time, dapat meningkatkan rasa aman pelanggan. Gunakan sistem tracking yang mudah diakses Transparansi ini juga bisa membantu pelanggan tracking secara mandiri. 

5. Memperhatikan Track Record Operator Pengiriman

Pilih jasa pengiriman terpercaya yang mengutamakan keamanan barang dan ketepatan waktu barang. Seller bisa mengevaluasi bagaimana track record keamanan barang, ketepatan waktu, jangkauan layanan, fleksibilitas dan dukungan pelanggan. Review dari pengguna lain atau performa layanan juga bisa menjadi indikator penting dalam memilih jasa pengiriman.

6. Menggunakan Asuransi Pengiriman

Gunakan asuransi pengiriman terutama untuk barang yang bernilai tinggi atau rentan rusak agar risiko kerugian dapat diminimalisir. Dengan adanya perlindungan ini, seller tidak perlu menanggung seluruh kerugian jika terjadi kendala selama proses pengiriman.

7. Memilih Jasa dengan Paket Pengiriman Lengkap

Seller yang menggunakan jasa pengiriman dengan penyediaan paket pengiriman lengkap seperti AutoKirim juga akan memberikan kemudahan bagi pelanggan memilih berbagai opsi layanan sesuai kebutuhan. Adanya pilihan ekspedisi dalam satu platform memungkinkan seller membandingkan tarif, estimasi, dan layanan secara lebih efisien. Hal ini tentunya akan sangat berpengaruh terhadap kelancaran operasional dan kepuasan pelanggan.

AutoKirim : Memberikan Kemudahan Kirim Paket Cukup dari Rumah

Untuk membantu pengiriman produk Anda lebih lancar dan efisien, AutoKirim adalah pilihan yang tepat. Dilengkapi fitur layanan kirim paket dengan berbagai pilihan ekspedisi dan tarif yang lebih hemat dalam satu platform. Daftar AutoKirim sekarang dan nikmati kemudahan kirim paket sekaligus berbagai keuntungan di setiap transaksi!

Baca Juga: Pentingnya SOP Packing pada Perusahaan

Bagikan ke